KEN MOBILE W7 PRO
Rp 3.299.000

SNORE STOPPER
Rp 699.000

CITY CALL CT-88 ARJUNA
Rp 999.000

ZEUS UNDERWEAR
Rp 999.000

KEN MOBILE W7 PRO
Rp 3.299.000

CITY CALL CT-88 ARJUNA
Rp 999.000

BODY FIT MUSCLE TRAINER
Rp 999.000

BODY FIT MUSCLE TRAINER
Rp 999.000

LA OMA HONEY
Rp 999.000

MUKENA SITI KHADIJAH
Rp 699.000

HOMESPO X-BIKE
Rp 1.799.000

JEIDO POWER KNEE NEO
Rp 1.199.000

MUKENA SITI KHADIJAH
Rp 699.000

PORTABLE STEAM SAUNA NEW
Rp 1.999.000

KLOKEN TURBO SPIN MOP
Rp 399.000

HOMESPO X-BIKE
Rp 1.799.000

GOODWAY STEAM-Q V1
Rp 599.000

BODY FIT MUSCLE TRAINER
Rp 999.000

GOODWAY STEAM-Q V1
Rp 599.000

PORTABLE STEAM SAUNA NEW
Rp 1.999.000

KLOKEN TURBO SPIN MOP
Rp 399.000

LOCK N LOCK HAND BLENDER
Rp 1.299.000

HOMESPO X-BIKE
Rp 1.799.000

ZEUS UNDERWEAR
Rp 999.000

TS SHAMPOO
Rp 699.000

PORTABLE STEAM SAUNA NEW
Rp 1.999.000

HURRICANE XCS-7
Rp 3.499.000

PORTABLE STEAM SAUNA NEW
Rp 1.999.000

ZEUS UNDERWEAR
Rp 999.000

GOODWAY STEAM-Q V1
Rp 599.000

SUGGO INFRARED GAS STOVE
Rp 1.299.000

SWISS MILITARY CORDLESS DRILL
Rp 1.799.000

JEIDO POWER KNEE NEO
Rp 1.199.000

CITY CALL CT-88 ARJUNA
Rp 999.000

LANEIGE BB CUSHION PORE CONTROL
Rp 999.000

LOCK N LOCK HAND BLENDER
Rp 1.299.000

JEIDO POWER MASK SINGLE

Rp. 499.000
 Stok Tersedia!
Dikirim dalam waktu 1-3 hari kerja setelah konfirmasi pembayaran
INTRODUCTION Menurut data WHO setiap tahun diperkirakan sekitar 3 juta orang meninggal karena polusi udara atau sekitar 5% dari 55 juta kematian setiap tahunnya di seluruh dunia. Setengahnya terjadi di kota-kota Asia.Jumlah penderita masalah kesehatan serius dari polusi udara malah lebih banyak lagi. Enam dari 15 kota di dunia yang paling tercemar ditemukan di Asia. Posisi teratas diduduki oleh: 1. Katmandu, Nepal, 2. New Delhi, India, 3. Jakarta, Indonesia sama dengan Chongqing, Cina. 4. Kalkuta, India.Tingkat polusi udara di Indonesia berada pada peringkat ke-8 paling mematikan, dengan rata-rata kematian sebesar 50.000 jiwa/ tahun. Sejumlah peneliti sepakat partikel-partikel yang terkandung dalam polusi udara berpotensi bahaya karena dapat memicu penyakit jantung dan stroke, apalagi jika terpapar dalam waktu lama. Dampakpolusiudaraberdasarkanpolutannya Polutan udara seperti karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), senyawa organic volatil (VOC), ozon (O3), logam berat, dan partikulat memiliki komposisi kimia, sifat reaksi, emisi, waktu disintegrasi, dan kemampuan yang berbeda untuk menyebar dalam jarak panjang atau pendek. 1. Partikulat (PM) Komponen utama dari PM adalah sulfat, nitrat, amonia, natrium klorida, karbon hitam, mineral debu, dan air.Ini terdiri dari campuran kompleks partikel padat dan cair dari bahan organic dan anorganik yang melayang di udara. Partikel yang paling merusak kesehatan adalah partikel berukuran 10 mikron atau kurang, yang dapat menembus dan hinggap jauh di dalam paru-paru. Ada hubungan yang erat antara paparan tinggi partikulat kecil (≤10 PM) dan peningkatan kematian dan kesakitan, baik dari hari ke hari atau dari waktu ke waktu. Sebaliknya, ketika konsentrasi partikulat kecil dan halus berkurang, angka kematian juga akan menurun. Partikel polusi kecil memiliki dampak kesehatan, bahkan pada konsentrasi yang sangat rendah. Di Negara berkembang, paparan dalam ruangan untuk polutan dari pembakaran rumah tangga berbahan bakar padat, seperti kompor tradisional, dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut dan kematian pada anak-anak muda. Polusi udara di dalam ruangan akibat penggunaan bahan bakar padat juga merupakan factor risiko utama untuk penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronik, dan kanker paru-paru pada orang dewasa. 2. Ozon (O3) Ozon di permukaan tanah adalah salah satu unsure utama kabut asap foto kimia. Hal ini dibentuk oleh rekasi sinar matahari (reaksi fotokimia) dengan polutan, seperti nitrogen oksida (NOx) dari kendaraan dan industri, serta VOC yang dipancarkan oleh kendaraan, bahan pelarut, dan industri. Akibatnya, tingkat tertinggi polusi ozon terjadi selama periode cuaca cerah. Ozon yang berlebihan di udara dapat memiliki efek pada kesehatan manusia. Hal ini dapat menyebabkan masalah pernapasan, pemicu asma, berkurangnya fungsi paru-paru, dan juga menyebabkan penyakit paru-paru. Saat ini di Eropa, ozon dianggap sebagai polutan udara yang paling memprihatinkan. Beberapa penelitian di Eropa telah melaporkan bahwa angka kematian harian naik sebesar 0,3%, dan penyakit jantung sebesar 0,4%, setiap 10 mikrogram per meter kubik peningkatan ozon di udara. 3. Nitrogen dioksida (NO2) Pada konsentrasi jangka pendek yang melebihi 200 mikrogram per merter kubik, nitrogen dioksida dianggap sebagai gas beracun yang menyebabkan peradangan yang signifikan pada saluran pernapasan. NO2 adalah sumber utama dari aerosol nitrat yang membentuk pecahan kecil dari partikulat. Sumber utama emisi antropogenik NO2 adalah proses pembakaran (pemanas, pembangkit listrik, mesin kendaraan, dan kapal). Studi epidemiologis menunjukkan bahwa gejala bronkitis pada anak yang memiliki asma meningkat setelah paparanjang kapanjang terhadap NO2. Pengurangan fungsi paru-paru juga terkait dengan NO2. 4. Sulfur dioksida (SO2) SO2 adalah gas tidak berwarna dengan bau yang tajam.Ini dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar fosil (batu bara dan minyak), dan peleburan bijih mineral yan

Untuk Berbelanja, Silakan Hubungi :


Email : order@mncshop.co.id
Telp : 0811-1500-650
SMS : 0811-9500-887
    PESAN(spasi)NAMA PELANGGAN(spasi)NAMA PRODUK(spasi)JUMLAH PESANAN(spasi)KOTA PENGIRIMAN
DESKRIPSI JEIDO POWER MASK SINGLE
INTRODUCTION Menurut data WHO setiap tahun diperkirakan sekitar 3 juta orang meninggal karena polusi udara atau sekitar 5% dari 55 juta kematian setiap tahunnya di seluruh dunia. Setengahnya terjadi di kota-kota Asia.Jumlah penderita masalah kesehatan serius dari polusi udara malah lebih banyak lagi. Enam dari 15 kota di dunia yang paling tercemar ditemukan di Asia. Posisi teratas diduduki oleh: 1. Katmandu, Nepal, 2. New Delhi, India, 3. Jakarta, Indonesia sama dengan Chongqing, Cina. 4. Kalkuta, India.Tingkat polusi udara di Indonesia berada pada peringkat ke-8 paling mematikan, dengan rata-rata kematian sebesar 50.000 jiwa/ tahun. Sejumlah peneliti sepakat partikel-partikel yang terkandung dalam polusi udara berpotensi bahaya karena dapat memicu penyakit jantung dan stroke, apalagi jika terpapar dalam waktu lama. Dampakpolusiudaraberdasarkanpolutannya Polutan udara seperti karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), senyawa organic volatil (VOC), ozon (O3), logam berat, dan partikulat memiliki komposisi kimia, sifat reaksi, emisi, waktu disintegrasi, dan kemampuan yang berbeda untuk menyebar dalam jarak panjang atau pendek. 1. Partikulat (PM) Komponen utama dari PM adalah sulfat, nitrat, amonia, natrium klorida, karbon hitam, mineral debu, dan air.Ini terdiri dari campuran kompleks partikel padat dan cair dari bahan organic dan anorganik yang melayang di udara. Partikel yang paling merusak kesehatan adalah partikel berukuran 10 mikron atau kurang, yang dapat menembus dan hinggap jauh di dalam paru-paru. Ada hubungan yang erat antara paparan tinggi partikulat kecil (≤10 PM) dan peningkatan kematian dan kesakitan, baik dari hari ke hari atau dari waktu ke waktu. Sebaliknya, ketika konsentrasi partikulat kecil dan halus berkurang, angka kematian juga akan menurun. Partikel polusi kecil memiliki dampak kesehatan, bahkan pada konsentrasi yang sangat rendah. Di Negara berkembang, paparan dalam ruangan untuk polutan dari pembakaran rumah tangga berbahan bakar padat, seperti kompor tradisional, dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut dan kematian pada anak-anak muda. Polusi udara di dalam ruangan akibat penggunaan bahan bakar padat juga merupakan factor risiko utama untuk penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronik, dan kanker paru-paru pada orang dewasa. 2. Ozon (O3) Ozon di permukaan tanah adalah salah satu unsure utama kabut asap foto kimia. Hal ini dibentuk oleh rekasi sinar matahari (reaksi fotokimia) dengan polutan, seperti nitrogen oksida (NOx) dari kendaraan dan industri, serta VOC yang dipancarkan oleh kendaraan, bahan pelarut, dan industri. Akibatnya, tingkat tertinggi polusi ozon terjadi selama periode cuaca cerah. Ozon yang berlebihan di udara dapat memiliki efek pada kesehatan manusia. Hal ini dapat menyebabkan masalah pernapasan, pemicu asma, berkurangnya fungsi paru-paru, dan juga menyebabkan penyakit paru-paru. Saat ini di Eropa, ozon dianggap sebagai polutan udara yang paling memprihatinkan. Beberapa penelitian di Eropa telah melaporkan bahwa angka kematian harian naik sebesar 0,3%, dan penyakit jantung sebesar 0,4%, setiap 10 mikrogram per meter kubik peningkatan ozon di udara. 3. Nitrogen dioksida (NO2) Pada konsentrasi jangka pendek yang melebihi 200 mikrogram per merter kubik, nitrogen dioksida dianggap sebagai gas beracun yang menyebabkan peradangan yang signifikan pada saluran pernapasan. NO2 adalah sumber utama dari aerosol nitrat yang membentuk pecahan kecil dari partikulat. Sumber utama emisi antropogenik NO2 adalah proses pembakaran (pemanas, pembangkit listrik, mesin kendaraan, dan kapal). Studi epidemiologis menunjukkan bahwa gejala bronkitis pada anak yang memiliki asma meningkat setelah paparanjang kapanjang terhadap NO2. Pengurangan fungsi paru-paru juga terkait dengan NO2. 4. Sulfur dioksida (SO2) SO2 adalah gas tidak berwarna dengan bau yang tajam.Ini dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar fosil (batu bara dan minyak), dan peleburan bijih mineral yan